midnight

Sunday, February 5, 2012

Dia-Nonier


KADANG, kita mencintai seseorang begitu rupa sampai tidak menyisakan tempat bagi yang lain. ,membuat kita lupa untuk sekadar bertanya. Inikah sebenarnya cinta?






Seperti itulah dia. Diam-diam mencintai lelaki itu dengan sangat dan menyimpan sakit tak berperi saat harus mendatangi pertunangan nya dengan perempuan lain. Sedikit pun dia tak berniat menyesali atau berhenti mencintai lelaki itu.



Bukankah memang begitu cinta seharusnya? Memberikan senyum untuk dia yang kita cinta meski diam-diam menumpuk sedih sangat banyak dalam hati. Dia yakin, seperti itulah cinta.




Namun, saat semua terbalas,
keraguan justru menjelma.
Seperti inikah cinta yang selama ini dia tunggu?

No comments:

Post a Comment